Wednesday, November 10, 2010

BERSIH

Dengan perasan marah yang membara, Puan Nina masuk ke bilik Guru Besar.

"Saya ingin tahu," katanya dengan kasar,
"Mengapa anak saya, Murni, diberi markah kosong untuk ujian bahasa?!"

"bawa bertenang, puan," kata Guru Besar.
"Biar saya panggil guru bahasanya... tentu dia ada alasan sendiri."

Beberapa minit kemudian datanglah guru yang dimaksud.

"Mengapa awak berikan markah kosong untuk ujian bahasa kepada Murni?" tanya puan Nina.

"Tidak ada pilihan lain," kata guru itu.
"Ia menghantar kertas putih, tak satu pun yang ditulisnya."

"Itu bukan alasan," potong puan Nina dengan kasarnya.
"Sekurang-kurangnya bagilah 10 markah untuk kebersihannya itu." .........................

No comments:

Post a Comment